Resensi: Sang Alkemis (The Alchemist)
Seorang anak gembala yang hidup bebas mengembara dari bukit dan lembah melintasi desa dan kota membawa domba-dombanya kini beristirahat di gereja yang telah lama rusak, tepat di sakristi bangunan tua tersebut tumbuh pohon beralaskan bukunya anak gembala itu tidur di sana. Kini yang sedang merindukan gadis anak pemilik toko kain tempat ia menjual bulu dombanya setahun yang lalu. Namun, mimpi berulang mengenai harta karun di bawah piramida-piramida Mesir mengusik hari-harinya. Mimpi-mimpinya mengantarkan anak gembala yang dahulunya seorang seminarian itu bertemu banyak orang mulai dari peramal gypsi, seorang raja tua, seorang pencuri, pemilik toko kristal, seorang Inggris dengan buku-bukunya, pemandu caravan di padang gurun, Fatima si gadis gurun, hingga sang alkemis yang menjadi gurunya. Berlatarkan Eropa dan Africa buku ini ditulis dengan konflik yang sederhana dan ringan sehingga menjadikan pembaca dapat dengan mudah turut bergabung di dalam ceritanya. Pembaca dibawa turut bel...