Postingan

Gaharu dan Kualifikasinya

Gambar
Gaharu dikenal juga sebagai Agarwood,   Aloewood, Eaglewood   atau Lign aloes. Gaharu sendiri merupakan resin dengan aroma wangi nilai komersial tinggi.   Produk   hasil hutan bukan kayu ini berwarna kehitaman pada batang, cabang dan akar pada spesies dari genus Aquilaria, Gyrinops, Aetoxylon dan Gonystylus dari famili Thymelaeaceae (Subashinghe dan Hettiarachi, 2015). Hutan Indonesia yang memiliki luas 138 juta hektar menghasilkan berbagai macam komoditi. Salah satunya adalah gaharu yang merupakan hasil hutan bukan kayu yang mempunyai nilai ekonomis tinggi (Subowo, 2010). Gubal gaharu merupakan produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dalam bentuk gumpalan, serpihan atau bubuk yang memiliki aroma harum khas yang bersumber dari kandungan bahan kimia berupa resin (Maryani et al, 2005).   Gaharu dihasilkan oleh tanaman sebagai respons dari mikroba yang masuk ke dalam jaringan yang terluka. Luka pada tanaman berkayu dapat disebabkan secara alami karena ada cabang dah...

KPRM Faperta : Dear Mahasiswa,

Gambar
    Problematika PEMIRA Fakultas Pertanian tahun ini bermula saat sosialisasi, dimana teman-teman yang mengatasnamakan diri Aliansi Sativa Peduli Demokrasi mengadakan demo akan syarat 1000 KTM yang dikumpulkan, rekomendasi dan LKMM. Kemudian, diadakan peninjauan kembali dengan hasil 650 ktm, 3 surat rekomendasi, dan LKMM di semua tingkatan. Permasalahan berikut dimulai pada Kamis, 23 Desember 2021, salah satu pasangan calon membawa berkas untuk mendaftarkan diri sebagai calon ketua dan sekretaris BEM Pertanian tahun 2022. Setelah dilakukan pengecekan berkas didapati kekurangan berkas pada bakal calon ketua BEM yaitu tidak "melampirkan surat keterangan bukan pengurus inti pada organisasi internal dan eksternal kampus." Pasangan calon terkait hanya melampirkan surat pengunduran diri dari BPH BEM Universitas Mataram, akan tetapi itu bukan pengurus inti yang dimaksud dalam persyaratan yang dibuat KPRM.   Dari informasi yang diperoleh bakal calon ketua tersebut adalah pengur...

Mahasiswa Faperta : Dear KPRM,

Gambar
"Ketidakterbukaannya KPRM menciptakan berbagai ambiguitas dan kebingungan dikalangan mahasiswa. Mulai dari ketidakjelasannya Timeline setelah SK KPRM diperpanjang, hilangnya kabar panitia pelaksana pemira. Hal tersebut berimbas tidak hanya pada bagian eksekutif akan tetapi juga seluruh kalangan mahasiswa. Hasil mediasi pihak KPRM, DPM, Bawasra serta bakal calonpun tidak pernah dipublikasikan sampai saat ini oleh panitia pelaksana. Lalu dimanakah bentuk tanggung jawab, transparansi dan beban moril panitia pelaksana untuk menyelesaikan perkara ini. Merosotnya kepercayaan mahasiswa terhadap lembaga KPRM tidak menjadikan KPRM dewasa untuk menyelsaikan masalah ini. Apakah Pihak KPRM sengaja mengulur-ulur waktu atau mungkin tidak bisa menyelesaikan perkara ini. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram saat ini butuh solusi bukan malah meningkatkan tendensi karena hilangnya jejak KPRM Fakultas Pertanian." - Cheang Chandra Kusuma Angkatan, Ilmu Kelautan 2020. "KPRM FP ya...

Permendikbud 30

Apa Itu Kekerasan Seksual? Setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan pendidikan tinggi dengan aman dan optimal (Pasal 1 Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021) Apa Saja yang Termasuk Kekerasan Seksual? Dalam Pasal 5 Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 Kekerasan Seksual sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:   menyampaikan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan tampilan fisik, kondisi tubuh, dan/atau identitas gender Korban;     memperlihatkan alat kelaminnya dengan sengaja tanpa persetujuan Korban;   menyampaikan ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bernuansa seksual pada Korban;   menatap Korban dengan nuansa seksual dan/atau tidak n...

Jika nanti kau perlu alamatnya

 Tuhan tinggal di rumahnya,  Jika kau ingin berkunjung.  Di gedung besar sebelah kantor polisi,  Di puncak bukit batu,  Bersebelahan dengan sebuah yayasan,  Di dalam lingkungan kampus,  Dalam gubuk pengemis,  Di bawah gorong-gorong jalanan.  Biasanya pagi-pagi begini Dia amat sibuk. Menjadi tukang nasi, tukang bubur ayam, tukang sapu jalanan, ibu tua yang menenteng botol plastik, anak-anak yang berangkat sekolah, menjadi tukang parkir, penjual koran, menjadi buruh yang berangkat kerja, jadi gelandangan yang tertidur di trotoar, jadi mama yang menyiapkan sarapan, jadi bapak yang sedang bercukur.  Ada juga rumahnya di dalam hatimu,  Berbagi tempat bagi orang yang kau cintai, berbagi cerita dengan orang yang kau benci, menaungi orang yang menjagamu, dan memeluk orang yang menyakitimu.  Tuhan tinggal di rumahnya, Tiap - tiap hari berkenalan dengan segala yang kau masukan ke dalam hatimu. 

Review Buku : Dunia Anna

Gambar
   Anna Nyrud adalah seorang anak berusia 16 tahun yang memiliki kepekaan yang tinggi akan alam semesta. Dalam dunia paralel Anna yang hidup pada tahun 2012 terhubung dengan cicitnya Nova yang hidup pada tahun 2082. Baik Anna maupun Nova memiliki keresahan akan keberlangsungan keadaan bumi di masa depan. Berada di dalam tubuh Nova serta di dalam tubuhnya sendiri dalam periode waktu yang berbeda membuat Anna menyaksikan perbedaan kontras yang amat jauh dalam ekosistem, perkembangan teknologi, hingga kondisi manusia dan mahkluk hidup lain. Di tahun 2082, Anna menyaksikan orang-orang yang menebang pohon dengan kapak karena kehabisan minyak bumi, migrasi bangsa Timur Tengah menggunakan unta yang tanah airnya tenggelam akibat meningkatnya air laut, penyerbukan tumbuh-tumbuhan menggunakan tenaga manusia akibat punahnya polinator, ragam biodiversitas hayati dan hewani yang hanya tersisa dalam film dokumenter, sebagian negara-negara yang berada di bawah air laut atau terkubur pasir, l...

Hampir Padam

Gambar
Malam teramat larut sayang,  Api di tungku kita sudah hampir padam Persediaan padi kita tinggal segenggam Sudikah kau dengarkan aku berkeluh kesah?  Diam sejenak di peluk ku,  Lupakan sejenak kemelaratanmu di tanah nenek moyangmu.  Kisah ini singkat, tapi menyisakan goresan luka yang amat panjang.  Hari itu, tahun pertama dalam abad ini Dewi bumi melahirkanmu.  Dari tanah yang cantik, namun di sini hari ini kau tercekik Terbentang luas kamar kesenianmu, kini ternak dan tanamanmu kehilangan kanvasnya.  Rumahmu dipagari anggun pesisir dari sisi manapun, yang hari ini tak dapat kau jamah karena telah diprivatisasi.  Harum bunga dan rerumputan liar,  Riuh nyanyian burung dan serangga. Makin samar-samar masuk menyentuh indramu.  Elok pesona negeri tempat ari-arimu ditanam, dicabik bangunan modern yang menyokong lumbung orang asing.  Kau telah memiliki segala sayang di tanah ini,  Namun kalap atas nafsu membabi buta pada kebutuhan-ke...